Bau Tidak Sedap Pada Kemaluan Wanita

Vagina memiliki bau yang khas namun biasanya bau ini tidak tercium oleh orang sekitarnya. Bau tidak sedap pada kemaluan wanita yang muncul biasanya disebabkan karena keputihan dan juga karena adanya suatu penyakit tertentu. Untuk menghindari bau tidak sedap ini caranya adalah dengan melakukan kebersihan pribadi dan juga melakukan kebersihan pada organ  wanita yang rutin.Hal ini dilakukan terutama pada saat keadaan berkeringat berlebih dan juga lakukanlah cara membersihkan dan membasuh vagina dengan cara menyeluruh sebelum melakukan hubungan seksual.

Membersihkan vagina dengan produk kimia yang berlebihan ini bisa menyebabkan akibat yang buruk pada kesehatan vaginanya dan juga bisa menimbulkan bau tidak sedap pada kemaluan wanita. Hal ini bisa mempengaruhi pH yang  normal mengalami ketidakseimbangan yang justru akan menumbuhkan bakteri dan bau yang tidak sedap.

Bau yang tidak sedap pada kemaluan wanita ini biasanya bisa dicegah dan juga dihindari dengan cara menggunakan celana dalam yang berbahan katun. Hal ini bisa membuat daerah genital pada wanita tetap kering dan bisa mengurangi bau kurang sedapnya yang berada disekitar vagina. Jangan menggunakan bahan celana dalam wanita yang berbahan sintetis yang biasanya Anda beli. Belilah dan pakailah celana dalam yang berbahan katun. Minuman juga bisa mempengaruhi bau tidak sedap pada wanita. Misalnya adalah minuman yang manis dan bersoda. Minumlah banyak air putih. Konsumsi air putih sebanyak 8 gelas sehari ini bisa membantu menghilangkan bau tidak sedap pada kemaluan wanita.

Mengonsumsi banyak makanan yang mengandung bawang putih dan juga yoghurt yang sifatnya non-fat juga bisa membantu untuk menghilangkan bau tidak sedap pada kemaluan wanita ini. Jika saat Anda  setelah buang air kecil atau buang air besar, cobalah dan bersihkanlah vagina dengan air yang bersih. Jagalah kebersihan dan juga  ke-higientias-an vagina bisa mmembantu untuk mencegah dan menghilangkan bau tidak sedap pada kemaluan wanita ini.

Cara lain yang bisa digunakan untuk menghilangkan bau tidak sedap pada vagina adalah dengan menggunakan cuka sari apel. Cuka apel ini memiliki sifat yang alami sebagai anti=bakteri yang biasanya merupakan obat tardisional yang bisa membantu menghilangkan bau vagina yang kurang sedap. Cara pemakaiannya bisa dilakukan dengan menambahkan 1 hingga 2 cangkir cuka sari apel dalam air mandi yang akan dilakukan untuk membasuh organ intim Anda.

Posted in Bau Vagina | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Keputihan

Penyebab keputihan paling penting yang tidak normal ialah infeksi. Disini cairan banyak mengandung leukosit dan warnanya agak kekuning-kuningan sampai hijau, seringkali lebih kental dan berbau. Radang pada alat kelamin luar dan dalam dapat menyebabkan keputihan abnormal. Selain itu dapat pula ditemukan pada tumor jinak dan ganas. Dalam bahasa medis keputihan dikenal dengan nama Flour albus atau leukore. Terjadinya penyebab keputihan pada vagina wanita dewasa terdapat bakteri yang baik yang disebut dengan basil dedorlein. Dalam keadaan normal jumlah basil ini cukup dominan dan membuat lingkungan vagina bersifat asam sehingga vagina mempunyai daya proteksi yang cukup kuat. Meski begitu vagina juga mengeluarkan sejumlah cairan yang berguna untuk melindungi diri dari infeksi.

Kenyataannya hampir sebagian besar wanita tuap maupun muda bahkan anak-anak bisa mengalami keluhan penyebab keputihan. Keputihan bagi wanita bisa dianggap sesuatu yang wajar, namun bisa juga menjadi sesuatu yang serius. Wajar atau normal bila keputihan itu bening, tidak berbau dan muncul saat masa ovulasi menjelang dan sesudah menstruasi. Selain itu keputihan normal terjadi saat wanita mengalami rangsangan seks atau birahi, atau bisa juga karena stress, hamil, mengonsumsi obat hormonal atau pil KB dan bisa juga karena menderita penyakit diabetes mellitus.

Tanda dan gejala penyebab keputihan yang serius adalah :

  1. Keluarnya cairan berlebihan seperti menstruasi
  2. Cairannya kental dan berbau busuk
  3. Berwarna kuning hingga kehijauan
  4. Menimbulkan rasa gatal sekitar vagina
  5. Muncul rasa panas pada vagina.

Agar penyebab keputihan tidak menimbulkan masalah yang lebih serius, sebaiknya berkonsultasi ke dokter ahli kandungan agar bisa diobati secara medis. Selain obat medis keputihan bisa juga diobati dan dicegah secara alami dengan menggunakan herbal atau tanaman obat, seperti kunci pepet, daun sirih, temu putih, kunyit, temulawak, daun dewa, pegagan dan mahkota dewa. Sebelum menentukan tanaman mana yang akan digunakan atau mungkin dikombinasikan harus dipastikan dulu penyebabnya lalu berkonsultasi dengan herbalis yang bisa dipercaya.

Untuk mengatasi keputihan selain memastikan penyebab keputihan bisa juga  diupayakan untuk menggunakan herbal yang bisa berfungsi sebagai antibiotic untuk mengatasi radang yang bsia diminum atau obat luar, temu putih, temu kunci, temulawak, daun sirih, daun tapak liman, sambiloto dan sebagainya. Daun sirih dapat menjadi obat keputihan karena khasiatnya sebagai bahan herbal yang dapat melawan radang, infeksi, dan menghilangkan gatal-gatal. Sedangkan sambiloto dapat meredakan efek panas yang disebabkan keputihan yang meradang. Obat keputihan tradisional umumnya lebih aman untuk menyembuhkan keputihan karena kandungan alaminya yang tidak berbahaya bagi tubuh terutama organ kewanitaan. Semua dari obat keputihan di atas adalah bahan-bahan herbal yang aman sebagai obat keputihan. Namun demikian, ada pula beberapa preparat vaginal yang juga berkhasiat untuk menyembuhkan keputihan.

 

Posted in Bau Vagina | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Bau Vagina

Bakteri adalah tumbuhan berukuran mikro yang mempunyai berbagai macam bentuk yakni hasil berbentuk batang, kokus (cocus) berbentuk bulat dan spirochaeta berbentuk spiral. Ketiganya secara kebetulan dapat ditemukan pada kelainan organ intim yang bermasalah. Namun, gejala penyakit dan tempat yang terserang berbeda. Bahkan terjadi keluhan pada pria dan wanita misalnya gatal atau nyeri. Bakteri jenis gardnerella bakteri jenis ni dapat berubah bentuk sehingga disebut kokobasil. Ditemukan dalam jumlah kecil dan dalam keadaan njormal di dalam vagina. Kebiasaan berganti-ganti pasangan seksual akan menyebabkan jumlah koloninya bertambah banyak. Kehadiran bakteri inimengakibatkan vagina banyak mengeluarkan cairan berwarna putih kelabu, encer, becek, dan berbau amis dan bau vagina ini sperti ikan busuk. Bau vagina seperti ini akan tercium saat melakukan hubungan seksual. Ini akan menjadi hal yang sangat dikhawatirkan.

Keadaan ini membuat hubungan seksual menjadi tidak harmonis. Vagina memiliki pH yang bersifat asam sekitar 4-5. Namun, keinginan untuk segera hamil menyebabkan istri menyimpan air mani suaminya semalam suntuk di dalam vagina pH asam kemudian berubah menjadi basa, karena pH air mani sekitar 8-9. Perubahan lingkungan di dalam vagina ini akan menyuburkan pertumbuhan bakteri dan menjadi penyebab bau vagina lagi. Bakteri gardnerell ini akan subur dan terjadilah produksi cairan yang berlebihan dan vagina menjadu becek.

Bau vagina terjadi akibat kuman membentuk gas. Namun demikian tidak ditemukan reaksi radang pada alat kelamin pria dan wanita, sehingga tidak ditemukan keluhan gatal. Pengobatan yang dapat dilakukan dalam menghilangkan bakteri dan sekaligus bau vagina ini adalah tablet golongan metronidazole merupakan pilihan utama. Penggunaan tablet ini harus dengan resep dokter. Pria, meskipun tidak mengalami gangguan dan keluhan dan kelainan apapun, perlu juga mengobati bau vagina ini agar tidak terjadi infeksi ping pong (infeksi berulang karena transfer dari pasangan). Pencegahan yang dapat dilakukan dalam menghindari bau vagina dan masalah bakteri ini adalah setelah berhubungan seksual bilas vagina dengan menggunakan sabun yang memiliki pH 4-5. Satu sperma cukup untuk membuahi ovum (sel telur), sehingga tidak perlu semua cairan mani suami diendapkan.

Bau vagina dapat diobati dengan cara tradisional yaitu :

Ramuan 1
Bahan-bahan :

-          Kayu angin 15 gram kering

-          Kayu rapte 10 gram kering

-          Daun kemuning 20 gram segar

-          Kapulaga 5 gram kering

-          Daun sirih 20 gram segar

Penggunaan :
Semua bahan dicuci bersih lalu direbus dengan air 1 liter, sampai air rebusan tersisa setengahnya, diangkat, setelah dingin disaring, untuk diminum tiga kali sehari. Sekali minum 150 ml.

 

Posted in Bau Vagina | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Menghilangkan Bau Vagina

Banyak cara untuk menghilangkan bau tidak sedap pada vagina, diantaranya :

1. Perhatikan selalu kesehatan dan kebersihan organ kewanitaan anda, basuhlah organ intim anda dari depan ke belakang, usahakan sebelum dan sesudah menyentuh organ intim tangan anda dalam keadaan bersih dan jangan menggunakan sabun mandi ketika membasuh vagina anda, gunakan sabun khusus pembersih vagina yang aman tidak mengandung pH yang terlalu tinggi, biasanya ada beberapa merek sabun pembersih vagina yang dijual di pasaran, semisal pilihlah sabun pembersih yang mengandung flora atau bunga – bungaan seperti chammomile dan buah majakani.

2. Perhatikan asupan makanan yang anda konsumsi setiap harinya

Sering mengkonsumsi makanan seperti seafood, daging dan telur dapat memicu bau pada vagina, terkadang ada beberapa wanita mengalami efek seperti alergi khususnya bagian organ intim setelah mengkonsumsi makanan jenis tersebut.

3. Banyak minum air putih

Tubuh memerlukan cairan dari air putih miniml 8-10 gelas/ hari atau setara dengan 1,5 liter/hari ditambah vitamin atau suplemen untuk menunjang kesehatan semuanya bisa didapat dari buah-buahan, sayur-sayuran, dsb. Air putih sangat baik untuk menetralkan racun dalam tubuh akibat dari segala jenis makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

4. Ketika anda sedang menstruasi

Ketika dalam masa menstruasi, usahakan untuk sering mengganti pembalut minimal 4 jam sekali guna menghindari bakteri masuk dalam vagina akibat darah menstruasi. Bawa dan siapkan selalu pembalut pengganti dalam saku tas anda kemanapun anda bepergian.

5. Gunakan celana dalam berbahan katun

Pilihlah celana dalam berbahan katun, karena bahan katun dapat menyerap keringat, sehingga sirkulasi di sekitar vagina lancar dan vagina tidak lembab, basah dan bau.

6. Mengganti celana dalam

Hal ini penting, seringlah berganti celana dalam setelah anda buang air besar atau kecil, karena celana dalam yang basah dan lembab akan membuat rasa gatal di sekitar vagina. Bila perlu ketika melakukan aktivitas anada sehari – hari diluar rumah bawalah celana dalam sebagai pengganti dalam saku tas anda.

7. Dengan cara tradisional

Saat ini banyak orang memanfaatkan tanaman herbal sebagai obat untuk mengatasi berbagai macam masalah penyakit hingga produsen obat – obat herbal pun ikut memproduksi obat herbal. Memang dengan obat herbal yang sangat minim dengan efek samping bahkan tak ada efek samping sama sekali, kini banyak diburu orang.

Biasanya untuk mengatasi berbagai macam masalah kewanitaan menggunakan buah majakani dan daun sirih, dengan kandungan kimia alami yang terkandung dari kedua herbal tersebut ternyata ampuh mengatasi masalah kewanitaan.

Cara menggunakan daun sirih untuk pembersih organ intim :

- ambillah beberapa lembar kira – kira 10 -15 lembar daun sirih, lalu rebus dengan air mendidih, sampai berubah warna dan aroma pada air, ketika matang saring lalu diamkan sejenak hingga dingin, lalu gunakan untuk membasuh organ intim ketika anda mandi, tak perlu dibilas dengan sabun.

Posted in Bau Vagina | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments

Penyebab Bau Vagina

Keseimbangan ekosistem vagina merupakan kehidupan yang ada pada vagina. Ekosistem vagina sendiri dipengaruhi oleh 2 faktor, diantaranya hormon esterogen dan bakteri baik (laktobasilus). Jika bakteri baik ini rusak atau terganggu, maka bakteri laktobasilus akan mati dan bakteri jahat (pathogen) akan berkembang biak dan tumbuh sehingga tubuh akan mudah terserang penyakit, terinfeksi jamur dan bakteri berbahaya bagi organ intim wanita. Pada dasarnya banyak sekali faktor pemicu terganggunya ekosistem pada vagina seperti penggunaan alat kontrasepsi oral, diabetes mellitus, pemakaian antibiotik, darah menstruasi, keputihan, penyemprotan hormon pada vagina dan lainnya. Hal tersebutlah yang sering menjadi pemicu utama vagina menjadi bau.

Vagina memiliki keseimbangan pH, keasaman dan bakteri baik. Pada vagina bakteri baik (laktobasilus) yang dimiliki wanita adalah 95 %, keseimbangan pH dan tingkat keasaman vagina 3,8 – 4,2 dan sisanya adalah bakteri jahat (pathogen).

Penyebab Bau Vagina :

1. Akibat cuci vagina

Sering mencuci vagina merupakan penyebab  utama mengapa vagina menjadi bau. Lebih seringnya wanita melakukan pencucian pada vagina (mengeringkan bagian dalam vagina) yang menggunakan semprotan pembersih daerah kewanitaan dapat menyebabkan iritasi, alergi, rasa panas pada vagina, lecet pada bagian pangkal paha dan masalah lainnya. Seringnya mencuci vagina dapat merusak keseimbangan ekosistem atau kimia alami pada area sekitar vagina.

Bila vagina kekurangan cairan tidak baik karena vagina akan kering, saat melakukan aktivitas seksual vagina terasa perih. Sebagian besar pria mengatakan lebih menyukai bau sekresi vagina selama ovulasi (pembuahan) dibanding dalam siklus menstruasi.

2. Infeksi Vagina

Infeksi pada vagina dapat terjadi karena pemilihan alat kontrasepsi oral salah satunya, namun banyak hal lain yang membuat vagina terinfeksi yaitu menggunakan celana jeans yang terlalu ketat, pemilihan bahan celana dalam yang salah, ketika berhubungan intim vagina dalam keadaan kering.

 

Kesimbangan ekosistem vagina merupakan kehidupan yang ada pada vagina.

Posted in Bau Vagina | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment